Penolakan Jenazah Covid-19 di Banyumas | HITAM PUTIH (14/04/20) Part 1

30
52



Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan bahwa setelah tragedi penolakan jenazah beberapa waktu silam, kini warga Banyumas sudah bisa menerima jenazah jenazah positif covid di daerahnya, setelah diberi penjelasan oleh tim medis dan ulama ulama setempat, tak sedikit dari warga juga rela menawarkan tanah dekat mereka sebagai tempat pemakaman jenazah COVID-19.
Pak Achmad tak mau lagi kejadian penolakan jenazah di 4 kecamatan yang membuatnya turun tangan menggali kubur itu erulang lagi, walaupun beliau sudah membuat taman makam khusus, namun sifatnya hanya untuk berjaga jaga.

###########
HITAM PUTIH
Selasa, 14 April 2020
————-
PART 1 :
PART 2 :
PART 3 :
PART 4 :
=======================
HITAM PUTIH
TAYANG SETIAP HARI SENIN – JUM’AT
PUKUL 18.00 WIB
=======================

#HitamPutih
#DeddyCorbuzier

Nguồn: https://sangoivon.vn

Xem thêm bài viết khác: https://sangoivon.vn/tin-hot/

30 COMMENTS

  1. Woo pemakan disini gratis ngga ada yg bayar.. disini gratis pemakaman

    Ngomonge kado nadah nyanteng 😂😂😂

  2. Trmksih pak Bupati,yg sdh langsum turun tangan,,smg sehat2 sll,bs menjadi contoh baik terhadap ,masyarakat,Bravo👍👍

  3. Wong banyumas sok pinter kue bupatine be nganti turun tangan emut wong kabeh arep mati hidup warga banyumas aku jg wong banyumas asli tp weruh kedadian ky kie dadi teryuh atiku ayuh wong banyumas pada ngerogoh rasa ngerogoh ati

  4. Wadaw Banyumas ngisin2i , mbuh kpinteren opo kebebelen
    Alhamdulillah jare wes tobat , opo mergo Wedi akeh sg melaknat Banyumas

  5. kalau orang nya meninggal, virus nya juga meninggal? ini belom masuk akal sih sebetulnya, virus di dalam tubuh bisa kemungkinan 50:50 jika orang tsb sudah meninggal, tapi sekarang bagaimana cara mengemas jenezah tersebut dengan benar untuk aman dimakamkan sesuai prosedur, dan saya rasa jika sudah tertimbun dalam tanah, virus tidak serta merta mudah menularkan kepada warga, jadi berfikirlah smart jangan bodoh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here